Detail Cantuman Kembali
dampak sampah anorganik terhadap vegetasi mangrove tingkat semai di ekosistem mangrove wonorejo surabaya
Kawasan mangrove Wonorejo merupakan kawasan hutan mangrove yang telah berinovasi menjadi Kawasan ekowisata, sehingga mengakibatkan banyaknya sampah yang ditemukan di kawasan hutan mangrove yang berasal dari pengunjung. Sampah anorganik ialah sampah yang dihasilkan dari bahan non hayati baik berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengelolaan bahan tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam contohnya plastik. Vegetasi mangrove tingkat Semai yaitu permudaan mulai dari kecambah sampai tinggi 1,5m. Tujuan penelitian adalah Mengidentifikasi kepadatan sampah anorganik pada vegetasi mangrove tingkat semai, menganalisis kerapatan vegetasi tingkat semai, menganalisis dampak sampah anorganik terhadap pertumbuhan vegetasi tingkat semai. Metode yang digunakan untuk mengukur kerapatan mangrove dan kepadatan sampah menggunakan Line Plot Transek. Sampah yang paling banyak ditemukan adalah botol plastik sebanyak 46, dan sampah anorganik lainnya yang ditemukan adalah sterofoam , dan kerapatan semai sebesar 2200 semai/ha. Hubungan kepadatan sampah dengan kerapatan semai menunjukkan (R²) sebesar 0,8399 yang menunjukkan bahwa korelasi negative semakin banyak sampah maka semakin sedikit semai. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah anorganik dapat mengancam tumbuhan mangrove terutaman pada tingkat semai beserta kehidupan biota yang terdapat di ekosistem tersebut.
Sherlin Fatwa Fatmalah - Personal Name
Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S.Pi., M.Si. - Personal Name
Nor Sa’adah, S.Kel., M.Si. - Personal Name
Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S.Pi., M.Si. - Personal Name
Nor Sa’adah, S.Kel., M.Si. - Personal Name
624.22.18 She d
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2022
Surabaya
xi, 62 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







